Author: admin

  • Untuk Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Ribuan Siswa Jakarta Dilantik Jadi Sobat Ananda Bersinar

    Untuk Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Ribuan Siswa Jakarta Dilantik Jadi Sobat Ananda Bersinar

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN

    #BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

    Akselerasi program unggulan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) terus diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui berbagai aktivitas yang melibatkan anak-anak sebagai bagian aktif dalam pelaksanaan program.

    Penguatan tersebut diwujudkan melalui pelantikan 3.717 “Sobat Ananda Bersinar” yang terdiri atas 2.899 siswa dan 818 guru dari 833 sekolah SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta. Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Menara 165, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5), dengan disaksikan oleh jajaran Forkopimda DKI Jakarta, para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BNN, serta tokoh masyarakat.

    Kegiatan yang digagas oleh BNN Provinsi DKI Jakarta ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai peer educator dan agen perubahan dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

    Kepala BNN RI dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan manifestasi nyata kepedulian bersama dalam menjaga masa depan generasi emas Indonesia.

    Baca juga:  Pemetaan Potensi Pada Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Bali

    “Kita berupaya dan berharap anak-anak Kita tumbuh sehat, berkembang, cerdas, dan kuat sebagaimana diamanatkan oleh Presiden RI. Jangan sampai anak-anak Kita salah jalan dan menjadi kontraproduktif terhadap program-program Presiden yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak Indonesia,” ujar Kepala BNN RI.

    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pelantikan “Sobat Ananda Bersinar” di DKI Jakarta ini dapat menjadi pelopor di wilayah lain, sehingga tumbuh menjadi kekuatan besar dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 menuju Indonesia Bersinar.

    Menutup sambutannya, Kepala BNN RI menitipkan pesan kepada para “Sobat Ananda Bersinar” agar mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh serta menjadi cahaya penerang di lingkungan masing-masing, sekaligus tidak memberi ruang bagi narkotika untuk merusak mimpi dan masa depan mereka.

    Ia juga menegaskan bahwa upaya yang dilakukan BNN saat ini bukan untuk memerangi individu, melainkan kejahatan narkotika, dengan tetap mengedepankan pemulihan bagi korban dan pembinaan bagi generasi penerus bangsa.

  • Untuk Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Ribuan Siswa Jakarta Dilantik Jadi Sobat Ananda Bersinar

    Untuk Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Ribuan Siswa Jakarta Dilantik Jadi Sobat Ananda Bersinar

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN

    #BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

    Akselerasi program unggulan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) terus diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui berbagai aktivitas yang melibatkan anak-anak sebagai bagian aktif dalam pelaksanaan program.

    Penguatan tersebut diwujudkan melalui pelantikan 3.717 “Sobat Ananda Bersinar” yang terdiri atas 2.899 siswa dan 818 guru dari 833 sekolah SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta. Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Menara 165, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5), dengan disaksikan oleh jajaran Forkopimda DKI Jakarta, para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BNN, serta tokoh masyarakat.

    Kegiatan yang digagas oleh BNN Provinsi DKI Jakarta ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai peer educator dan agen perubahan dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

    Kepala BNN RI dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan manifestasi nyata kepedulian bersama dalam menjaga masa depan generasi emas Indonesia.

    Baca juga:  Pemetaan Potensi Pada Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Bali

    “Kita berupaya dan berharap anak-anak Kita tumbuh sehat, berkembang, cerdas, dan kuat sebagaimana diamanatkan oleh Presiden RI. Jangan sampai anak-anak Kita salah jalan dan menjadi kontraproduktif terhadap program-program Presiden yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak Indonesia,” ujar Kepala BNN RI.

    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pelantikan “Sobat Ananda Bersinar” di DKI Jakarta ini dapat menjadi pelopor di wilayah lain, sehingga tumbuh menjadi kekuatan besar dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 menuju Indonesia Bersinar.

    Menutup sambutannya, Kepala BNN RI menitipkan pesan kepada para “Sobat Ananda Bersinar” agar mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh serta menjadi cahaya penerang di lingkungan masing-masing, sekaligus tidak memberi ruang bagi narkotika untuk merusak mimpi dan masa depan mereka.

    Ia juga menegaskan bahwa upaya yang dilakukan BNN saat ini bukan untuk memerangi individu, melainkan kejahatan narkotika, dengan tetap mengedepankan pemulihan bagi korban dan pembinaan bagi generasi penerus bangsa.

  • Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Ribuan Siswa Jakarta Dilantik Jadi Sobat Ananda Bersinar

    Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Ribuan Siswa Jakarta Dilantik Jadi Sobat Ananda Bersinar

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN

    #BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

    Akselerasi program unggulan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) terus diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui berbagai aktivitas yang melibatkan anak-anak sebagai bagian aktif dalam pelaksanaan program.

    Penguatan tersebut diwujudkan melalui pelantikan 3.717 “Sobat Ananda Bersinar” yang terdiri atas 2.899 siswa dan 818 guru dari 833 sekolah SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta. Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Menara 165, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5), dengan disaksikan oleh jajaran Forkopimda DKI Jakarta, para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BNN, serta tokoh masyarakat.

    Kegiatan yang digagas oleh BNN Provinsi DKI Jakarta ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai peer educator dan agen perubahan dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

    Kepala BNN RI dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan manifestasi nyata kepedulian bersama dalam menjaga masa depan generasi emas Indonesia.

    Baca juga:  Pemetaan Potensi Pada Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Bali

    “Kita berupaya dan berharap anak-anak Kita tumbuh sehat, berkembang, cerdas, dan kuat sebagaimana diamanatkan oleh Presiden RI. Jangan sampai anak-anak Kita salah jalan dan menjadi kontraproduktif terhadap program-program Presiden yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak Indonesia,” ujar Kepala BNN RI.

    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pelantikan “Sobat Ananda Bersinar” di DKI Jakarta ini dapat menjadi pelopor di wilayah lain, sehingga tumbuh menjadi kekuatan besar dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 menuju Indonesia Bersinar.

    Menutup sambutannya, Kepala BNN RI menitipkan pesan kepada para “Sobat Ananda Bersinar” agar mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh serta menjadi cahaya penerang di lingkungan masing-masing, sekaligus tidak memberi ruang bagi narkotika untuk merusak mimpi dan masa depan mereka.

    Ia juga menegaskan bahwa upaya yang dilakukan BNN saat ini bukan untuk memerangi individu, melainkan kejahatan narkotika, dengan tetap mengedepankan pemulihan bagi korban dan pembinaan bagi generasi penerus bangsa.

  • Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Ribuan Siswa Jakarta Dilantik Jadi Sobat Ananda Bersinar

    Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Ribuan Siswa Jakarta Dilantik Jadi Sobat Ananda Bersinar

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN

    #BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

    Akselerasi program unggulan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) terus diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui berbagai aktivitas yang melibatkan anak-anak sebagai bagian aktif dalam pelaksanaan program.

    Penguatan tersebut diwujudkan melalui pelantikan 3.717 “Sobat Ananda Bersinar” yang terdiri atas 2.899 siswa dan 818 guru dari 833 sekolah SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta. Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Menara 165, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5), dengan disaksikan oleh jajaran Forkopimda DKI Jakarta, para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BNN, serta tokoh masyarakat.

    Kegiatan yang digagas oleh BNN Provinsi DKI Jakarta ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai peer educator dan agen perubahan dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

    Kepala BNN RI dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan manifestasi nyata kepedulian bersama dalam menjaga masa depan generasi emas Indonesia.

    Baca juga:  Pemetaan Potensi Pada Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Bali

    “Kita berupaya dan berharap anak-anak Kita tumbuh sehat, berkembang, cerdas, dan kuat sebagaimana diamanatkan oleh Presiden RI. Jangan sampai anak-anak Kita salah jalan dan menjadi kontraproduktif terhadap program-program Presiden yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak Indonesia,” ujar Kepala BNN RI.

    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pelantikan “Sobat Ananda Bersinar” di DKI Jakarta ini dapat menjadi pelopor di wilayah lain, sehingga tumbuh menjadi kekuatan besar dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 menuju Indonesia Bersinar.

    Menutup sambutannya, Kepala BNN RI menitipkan pesan kepada para “Sobat Ananda Bersinar” agar mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh serta menjadi cahaya penerang di lingkungan masing-masing, sekaligus tidak memberi ruang bagi narkotika untuk merusak mimpi dan masa depan mereka.

    Ia juga menegaskan bahwa upaya yang dilakukan BNN saat ini bukan untuk memerangi individu, melainkan kejahatan narkotika, dengan tetap mengedepankan pemulihan bagi korban dan pembinaan bagi generasi penerus bangsa.

  • RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN

    #BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

    Akselerasi program unggulan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) terus diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui berbagai aktivitas yang melibatkan anak-anak sebagai bagian aktif dalam pelaksanaan program.

    Penguatan tersebut diwujudkan melalui pelantikan 3.717 “Sobat Ananda Bersinar” yang terdiri atas 2.899 siswa dan 818 guru dari 833 sekolah SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta. Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Menara 165, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5), dengan disaksikan oleh jajaran Forkopimda DKI Jakarta, para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BNN, serta tokoh masyarakat.

    Kegiatan yang digagas oleh BNN Provinsi DKI Jakarta ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai peer educator dan agen perubahan dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

    Kepala BNN RI dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan manifestasi nyata kepedulian bersama dalam menjaga masa depan generasi emas Indonesia.

    Baca juga:  Pemetaan Potensi Pada Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Bali

    “Kita berupaya dan berharap anak-anak Kita tumbuh sehat, berkembang, cerdas, dan kuat sebagaimana diamanatkan oleh Presiden RI. Jangan sampai anak-anak Kita salah jalan dan menjadi kontraproduktif terhadap program-program Presiden yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak Indonesia,” ujar Kepala BNN RI.

    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pelantikan “Sobat Ananda Bersinar” di DKI Jakarta ini dapat menjadi pelopor di wilayah lain, sehingga tumbuh menjadi kekuatan besar dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 menuju Indonesia Bersinar.

    Menutup sambutannya, Kepala BNN RI menitipkan pesan kepada para “Sobat Ananda Bersinar” agar mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh serta menjadi cahaya penerang di lingkungan masing-masing, sekaligus tidak memberi ruang bagi narkotika untuk merusak mimpi dan masa depan mereka.

    Ia juga menegaskan bahwa upaya yang dilakukan BNN saat ini bukan untuk memerangi individu, melainkan kejahatan narkotika, dengan tetap mengedepankan pemulihan bagi korban dan pembinaan bagi generasi penerus bangsa.

  • RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN

    #BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

    Akselerasi program unggulan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) terus diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui berbagai aktivitas yang melibatkan anak-anak sebagai bagian aktif dalam pelaksanaan program.

    Penguatan tersebut diwujudkan melalui pelantikan 3.717 “Sobat Ananda Bersinar” yang terdiri atas 2.899 siswa dan 818 guru dari 833 sekolah SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta. Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Menara 165, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5), dengan disaksikan oleh jajaran Forkopimda DKI Jakarta, para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BNN, serta tokoh masyarakat.

    Kegiatan yang digagas oleh BNN Provinsi DKI Jakarta ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai peer educator dan agen perubahan dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

    Kepala BNN RI dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan manifestasi nyata kepedulian bersama dalam menjaga masa depan generasi emas Indonesia.

    Baca juga:  Pemetaan Potensi Pada Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Bali

    “Kita berupaya dan berharap anak-anak Kita tumbuh sehat, berkembang, cerdas, dan kuat sebagaimana diamanatkan oleh Presiden RI. Jangan sampai anak-anak Kita salah jalan dan menjadi kontraproduktif terhadap program-program Presiden yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak Indonesia,” ujar Kepala BNN RI.

    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pelantikan “Sobat Ananda Bersinar” di DKI Jakarta ini dapat menjadi pelopor di wilayah lain, sehingga tumbuh menjadi kekuatan besar dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 menuju Indonesia Bersinar.

    Menutup sambutannya, Kepala BNN RI menitipkan pesan kepada para “Sobat Ananda Bersinar” agar mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh serta menjadi cahaya penerang di lingkungan masing-masing, sekaligus tidak memberi ruang bagi narkotika untuk merusak mimpi dan masa depan mereka.

    Ia juga menegaskan bahwa upaya yang dilakukan BNN saat ini bukan untuk memerangi individu, melainkan kejahatan narkotika, dengan tetap mengedepankan pemulihan bagi korban dan pembinaan bagi generasi penerus bangsa.

  • RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN

    #BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

    Akselerasi program unggulan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) terus diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui berbagai aktivitas yang melibatkan anak-anak sebagai bagian aktif dalam pelaksanaan program.

    Penguatan tersebut diwujudkan melalui pelantikan 3.717 “Sobat Ananda Bersinar” yang terdiri atas 2.899 siswa dan 818 guru dari 833 sekolah SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta. Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Menara 165, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5), dengan disaksikan oleh jajaran Forkopimda DKI Jakarta, para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BNN, serta tokoh masyarakat.

    Kegiatan yang digagas oleh BNN Provinsi DKI Jakarta ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai peer educator dan agen perubahan dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

    Kepala BNN RI dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan manifestasi nyata kepedulian bersama dalam menjaga masa depan generasi emas Indonesia.

    Baca juga:  Pemetaan Potensi Pada Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Bali

    “Kita berupaya dan berharap anak-anak Kita tumbuh sehat, berkembang, cerdas, dan kuat sebagaimana diamanatkan oleh Presiden RI. Jangan sampai anak-anak Kita salah jalan dan menjadi kontraproduktif terhadap program-program Presiden yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak Indonesia,” ujar Kepala BNN RI.

    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pelantikan “Sobat Ananda Bersinar” di DKI Jakarta ini dapat menjadi pelopor di wilayah lain, sehingga tumbuh menjadi kekuatan besar dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 menuju Indonesia Bersinar.

    Menutup sambutannya, Kepala BNN RI menitipkan pesan kepada para “Sobat Ananda Bersinar” agar mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh serta menjadi cahaya penerang di lingkungan masing-masing, sekaligus tidak memberi ruang bagi narkotika untuk merusak mimpi dan masa depan mereka.

    Ia juga menegaskan bahwa upaya yang dilakukan BNN saat ini bukan untuk memerangi individu, melainkan kejahatan narkotika, dengan tetap mengedepankan pemulihan bagi korban dan pembinaan bagi generasi penerus bangsa.

  • RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN

    RIBUAN PELAJAR DKI JAKARTA DIKUKUHKAN SEBAGAI SOBAT ANANDA BERSINAR, SIAP JADI AGEN PERUBAHAN

    #BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

    Akselerasi program unggulan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) terus diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui berbagai aktivitas yang melibatkan anak-anak sebagai bagian aktif dalam pelaksanaan program.

    Penguatan tersebut diwujudkan melalui pelantikan 3.717 “Sobat Ananda Bersinar” yang terdiri atas 2.899 siswa dan 818 guru dari 833 sekolah SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta. Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, di Menara 165, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/5), dengan disaksikan oleh jajaran Forkopimda DKI Jakarta, para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BNN, serta tokoh masyarakat.

    Kegiatan yang digagas oleh BNN Provinsi DKI Jakarta ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran generasi muda sebagai peer educator dan agen perubahan dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

    Kepala BNN RI dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan manifestasi nyata kepedulian bersama dalam menjaga masa depan generasi emas Indonesia.

    Baca juga:  Pemetaan Potensi Pada Kawasan Rawan Narkoba di Provinsi Bali

    “Kita berupaya dan berharap anak-anak Kita tumbuh sehat, berkembang, cerdas, dan kuat sebagaimana diamanatkan oleh Presiden RI. Jangan sampai anak-anak Kita salah jalan dan menjadi kontraproduktif terhadap program-program Presiden yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak Indonesia,” ujar Kepala BNN RI.

    Lebih lanjut, Kepala BNN RI berharap pelantikan “Sobat Ananda Bersinar” di DKI Jakarta ini dapat menjadi pelopor di wilayah lain, sehingga tumbuh menjadi kekuatan besar dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 menuju Indonesia Bersinar.

    Menutup sambutannya, Kepala BNN RI menitipkan pesan kepada para “Sobat Ananda Bersinar” agar mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh serta menjadi cahaya penerang di lingkungan masing-masing, sekaligus tidak memberi ruang bagi narkotika untuk merusak mimpi dan masa depan mereka.

    Ia juga menegaskan bahwa upaya yang dilakukan BNN saat ini bukan untuk memerangi individu, melainkan kejahatan narkotika, dengan tetap mengedepankan pemulihan bagi korban dan pembinaan bagi generasi penerus bangsa.

  • Kapolda Sumsel Gelar Jumat Curhat Di Masjid Ar-Rahman Talang Betutu, Serap Langsung Aspirasi Warga Soal Air Bersih,

    Kapolda Sumsel Gelar Jumat Curhat Di Masjid Ar-Rahman Talang Betutu, Serap Langsung Aspirasi Warga Soal Air Bersih,

    NextUI hero Image

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan kembali mempertegas pendekatan humanis Polri melalui program Jumat Curhat yang digelar langsung bersama masyarakat di Masjid Ar-Rahman, Jalan Rimbo Mulyo, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Jumat, 8 Mei 2026.

     

    Forum dialog terbuka yang berlangsung usai salat Jumat berjamaah tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., didampingi Wakapolda Sumsel, Irwasda Polda Sumsel, Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur Forkopimcam Sukarami, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Talang Betutu.

     

    Berbeda dengan forum formal pemerintahan, Jumat Curhat dikemas dalam suasana santai dan setara, di mana masyarakat diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan tertinggi kepolisian daerah. Forum ini menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang menempatkan komunikasi dua arah dan pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat sebagai fondasi pelayanan publik.

     

    Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan strategis yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dan kualitas hidup lingkungan sekitar.

     

    Warga bernama Muhammad Khadafi menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan sosial yang telah diberikan Polda Sumsel kepada masyarakat Talang Betutu. Ia berharap program bantuan dan pemberdayaan masyarakat dapat terus dilanjutkan secara berkelanjutan serta tepat sasaran.

     

    Kapolda Sumsel merespons dengan menegaskan bahwa seluruh bantuan sosial dan program kemasyarakatan akan terus dievaluasi agar benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Kapolda juga memastikan seluruh aspirasi warga akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan jajaran terkait.

     

    Aspirasi berikutnya disampaikan oleh Habibullah yang mengusulkan pemanfaatan kolam-kolam masyarakat sebagai sarana budidaya ikan produktif guna mendukung program ketahanan pangan berbasis komunitas. Menurutnya, potensi perikanan lokal dapat menjadi sumber ekonomi tambahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan warga di tingkat kelurahan.

     

    Selain itu, Habibullah juga menyoroti masih adanya kawasan permukiman yang mengalami keterbatasan akses air bersih, khususnya saat musim kemarau.

     

    Kapolda Sumsel menyambut baik usulan tersebut dan menilai gagasan pemberdayaan kolam ikan memiliki nilai strategis apabila dikelola secara berkelanjutan bersama pemerintah daerah dan kelompok masyarakat.

     

    “Kami sangat terbuka terhadap gagasan masyarakat yang produktif seperti ketahanan pangan berbasis kolam ikan. Yang penting konsep pengelolaannya jelas dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Sementara itu, warga lainnya, Adiansyah, menyampaikan keluhan terkait kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak serta minimnya penerangan jalan di beberapa titik lingkungan permukiman. Kondisi tersebut dinilai mengganggu mobilitas warga dan berpotensi memunculkan gangguan keamanan terutama pada malam hari.

     

    Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa persoalan infrastruktur juga berkaitan erat dengan aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, seluruh masukan warga akan diteruskan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

     

    Kapolda juga meminta jajaran Bhabinkamtibmas, Kapolsek, dan Kapolres untuk terus aktif menyerap informasi lapangan terkait kebutuhan masyarakat hingga tingkat RT dan RW.

     

    Program Jumat Curhat dinilai memiliki nilai strategis sebagai bentuk intelijen sosial modern, di mana kepolisian memperoleh gambaran nyata mengenai persoalan masyarakat secara langsung dari lapangan. Pendekatan ini memperkuat fungsi Polri bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga mitra sosial masyarakat dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga.

     

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Polri harus hadir di tengah masyarakat dalam seluruh dimensi kehidupan, tidak hanya ketika terjadi gangguan keamanan.

     

    “Polri hadir bukan hanya ketika ada masalah kriminalitas atau gangguan keamanan. Kami hadir untuk mendengar persoalan masyarakat secara utuh, mulai dari kebutuhan air bersih, ketahanan pangan, penerangan jalan, hingga kondisi infrastruktur. Semua aspirasi hari ini akan kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri,” ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Jumat Curhat akan terus menjadi program prioritas Polda Sumsel dalam membangun hubungan emosional yang kuat antara Polri dan masyarakat.

     

    “Ketika Kapolda duduk bersama masyarakat di dalam masjid, mendengar satu per satu aspirasi mereka tanpa sekat protokoler, itu menunjukkan bahwa Polri benar-benar hadir sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Jumat Curhat bukan sekadar program, tetapi bentuk pengabdian yang paling nyata,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh aspirasi yang diterima dalam kegiatan Jumat Curhat akan dipetakan dan ditindaklanjuti melalui mekanisme koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, BUMD, dan instansi terkait guna menghasilkan solusi konkret dan berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera Selatan.

  • Kapolda Sumsel Gelar Jumat Curhat Di Masjid Ar-Rahman Talang Betutu, Serap Langsung Aspirasi Warga Soal Air Bersih,

    Kapolda Sumsel Gelar Jumat Curhat Di Masjid Ar-Rahman Talang Betutu, Serap Langsung Aspirasi Warga Soal Air Bersih,

    NextUI hero Image

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan kembali mempertegas pendekatan humanis Polri melalui program Jumat Curhat yang digelar langsung bersama masyarakat di Masjid Ar-Rahman, Jalan Rimbo Mulyo, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Jumat, 8 Mei 2026.

     

    Forum dialog terbuka yang berlangsung usai salat Jumat berjamaah tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., didampingi Wakapolda Sumsel, Irwasda Polda Sumsel, Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur Forkopimcam Sukarami, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Talang Betutu.

     

    Berbeda dengan forum formal pemerintahan, Jumat Curhat dikemas dalam suasana santai dan setara, di mana masyarakat diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan tertinggi kepolisian daerah. Forum ini menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang menempatkan komunikasi dua arah dan pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat sebagai fondasi pelayanan publik.

     

    Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan strategis yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dan kualitas hidup lingkungan sekitar.

     

    Warga bernama Muhammad Khadafi menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan sosial yang telah diberikan Polda Sumsel kepada masyarakat Talang Betutu. Ia berharap program bantuan dan pemberdayaan masyarakat dapat terus dilanjutkan secara berkelanjutan serta tepat sasaran.

     

    Kapolda Sumsel merespons dengan menegaskan bahwa seluruh bantuan sosial dan program kemasyarakatan akan terus dievaluasi agar benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Kapolda juga memastikan seluruh aspirasi warga akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan jajaran terkait.

     

    Aspirasi berikutnya disampaikan oleh Habibullah yang mengusulkan pemanfaatan kolam-kolam masyarakat sebagai sarana budidaya ikan produktif guna mendukung program ketahanan pangan berbasis komunitas. Menurutnya, potensi perikanan lokal dapat menjadi sumber ekonomi tambahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan warga di tingkat kelurahan.

     

    Selain itu, Habibullah juga menyoroti masih adanya kawasan permukiman yang mengalami keterbatasan akses air bersih, khususnya saat musim kemarau.

     

    Kapolda Sumsel menyambut baik usulan tersebut dan menilai gagasan pemberdayaan kolam ikan memiliki nilai strategis apabila dikelola secara berkelanjutan bersama pemerintah daerah dan kelompok masyarakat.

     

    “Kami sangat terbuka terhadap gagasan masyarakat yang produktif seperti ketahanan pangan berbasis kolam ikan. Yang penting konsep pengelolaannya jelas dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Sementara itu, warga lainnya, Adiansyah, menyampaikan keluhan terkait kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak serta minimnya penerangan jalan di beberapa titik lingkungan permukiman. Kondisi tersebut dinilai mengganggu mobilitas warga dan berpotensi memunculkan gangguan keamanan terutama pada malam hari.

     

    Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa persoalan infrastruktur juga berkaitan erat dengan aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, seluruh masukan warga akan diteruskan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

     

    Kapolda juga meminta jajaran Bhabinkamtibmas, Kapolsek, dan Kapolres untuk terus aktif menyerap informasi lapangan terkait kebutuhan masyarakat hingga tingkat RT dan RW.

     

    Program Jumat Curhat dinilai memiliki nilai strategis sebagai bentuk intelijen sosial modern, di mana kepolisian memperoleh gambaran nyata mengenai persoalan masyarakat secara langsung dari lapangan. Pendekatan ini memperkuat fungsi Polri bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga mitra sosial masyarakat dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga.

     

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Polri harus hadir di tengah masyarakat dalam seluruh dimensi kehidupan, tidak hanya ketika terjadi gangguan keamanan.

     

    “Polri hadir bukan hanya ketika ada masalah kriminalitas atau gangguan keamanan. Kami hadir untuk mendengar persoalan masyarakat secara utuh, mulai dari kebutuhan air bersih, ketahanan pangan, penerangan jalan, hingga kondisi infrastruktur. Semua aspirasi hari ini akan kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri,” ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Jumat Curhat akan terus menjadi program prioritas Polda Sumsel dalam membangun hubungan emosional yang kuat antara Polri dan masyarakat.

     

    “Ketika Kapolda duduk bersama masyarakat di dalam masjid, mendengar satu per satu aspirasi mereka tanpa sekat protokoler, itu menunjukkan bahwa Polri benar-benar hadir sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Jumat Curhat bukan sekadar program, tetapi bentuk pengabdian yang paling nyata,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh aspirasi yang diterima dalam kegiatan Jumat Curhat akan dipetakan dan ditindaklanjuti melalui mekanisme koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, BUMD, dan instansi terkait guna menghasilkan solusi konkret dan berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera Selatan.